Tuesday, February 24, 2009

Lahan Warga Trans "Ditumpangi" PT GMK

BANJARMASIN - Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga transmigrasi Sekapuk I di Kecamatan Satui, Tanah Bumbu (sekarang) sejak 1996 (ketika masih bagian Kotabaru), diduga ditumpangi perusahaan besar kelapa sawit PT Gawi Makmur Kalimantan (GMK).
 Ketua LSM Lembaga Kajian Pengawasan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (LKP3M) Kalsel, Irwansyah, Senin (23/2) mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi warga trans yang sekian lama mencari keadilan, akibat lahan II usaha pertanian dan perkebunannya, digarap oleh PT GMK tanpa ada kompensasi.
 "Padahal, lahan II itu, diproyeksikan Departemen Transmigrasi sebagai lahan usaha warga trans, selain lahan pekarangan dan lahan I yang total per-KK memperoleh bagian 1,75 haktare, sejak 1995," tukas pria yang akrab disapa Iwan ini.
 Akibatnya, kehidupan sosial ekonomi warga trans Sekapuk I, cukup memprihatinkan. Warga yang seyogyianya bisa hidup sejahtera dengan menggarap lahan yang diserahkan Departemen Transmigrasi itu, ternyata hanya bisa bertahan dari mengelola lahan pekarangan dan lahan I saja.
 Sementara lahan II, sejak 1996 hingga kini digarap oleh PT GMK sebagai bagian dari lahan perkebunan kelapa sawit skala besar. Tak ada kerja sama antara PT GMK dengan warga, seperti pola perkebunan plasma atau sejenisnya.
 "Tak adanya kerja sama plasma antara PT GMK dengan warga trans, justru merugikan masyarakat trans," imbuhnya. Padahal, masalah serupa juga diduga terjadi di Wonorejo, Jombang, Sei Danau dan Satui Barat. 
 Padahal, pada 28 Agustus 1996 dan 9 Januari 1999, Departemen Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan RI, Kantor Departemen Kabupaten Kotabaru pernah menegaskan bahwa lahan pekarangan, lahan I dan lahan II milik warga trans Sekapuk I, Satui, tidak bisa dikurangi untuk menambah lahan PT GMK.
 Pasalnya, mengacu pada Rencana Teknis Satuan Pemukiman (RTSP) dipertimbangkan berbagai aspek, mulai topografi, hidrologi, jenis tanah dan kesesuaian lahan serta aspek lainnya sehingga lokasi trans tersebut direkomendasikan layak huni, layak usaha dan layak berkembang bagi calon penghuni lokasi (warga trans), yang diambil dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.
 Menurut Departemen Transmigrasi, tambahnya, tidak semudah dibayangkan untuk mengurangi lahan warga trans, karena harus dilakukan pengkajian yang mendalam lagi. "Sehingga, instansi pemerintah itu mengusulkan agar lebih bijaksana bagi PT GMK mengajak warga warga bekerja sama melalui kemitraan yang saling menguntungkan," jelasnya.
 Iwan menyatakan, jika lahan II milik warga Sekapuk I itu tidak dikembalikan PT GMK atau minimal dilakukan kerja sama pengelolaan dalam bentuk plasma, maka warga akan sangat dirugikan.
  Sesuai HGU
 Sementara itu, Antono dari PT GMK mengatakan, pihaknya sejauh ini telah menggarap lahan kelapa sawit sesuai dengan Hak Guna Usaha (HGU) yang diterbitkan pemerintah.
 "Mengenai masalah penyelesaian lahan, kebetulan saya termasuk anggota tim penyelesaian lahan, maka selama ini kami merasa tidak ada masalah. Jika ada lahan yang de facto sebelumnya dikuasai masyarakat, kita akan selesaikan melalui ganti rugi," paparnya.
 Namun, jika lahan tersebut berupa semak belukar yang notabene masih dikuasai negara, maka pihaknya juga telah membayar kewajiban kepada negara.adi
   

















3 comments:

Team Security Gmk Timur said...

Assalamu alaikum bang Adi. Mempelajari tulisan bang Adi , memang sih ada benarnya jg , dari hasil dengar sy di masyarakat yg merasa dirugikan oleh PT.Gmk jg hampir sama dg yg bang Adi tulis .. namun sy tdk tahu secara detil masalahnya bagai mana, tp yg jelas PT.Gmk sdh berusaha sebisa mungkin utk menyelesaikan masalah ini, disamping itu lebih dari separo tenaga kerja di ambil dari putera daerah sekitar kebun ... Sebagai karyawan dari PT.Gmk sy juga tdk berpihak ke PT.Gmk atau ke masyarakat , tp sy ambil jalan tengah aja . mengenai lahan trans yg di tumpangi PT.Gmk itu jg ada benarnya , namun sy lihat dari peta HGU memang lahan itu berada di areal HGU PT.Gmk , sekali lg sy tidak tahu secara pasti detil dari asal usul masuknya PT.Gmk di wilayah Kecamatan Satui . Wassalam

rio hendry said...

makasih infonya bang adi, untuk potret lain dari gmk timur kunjungi sunsetia.mywapblog.com

rio hendry said...

makasih infonya bang adi, untuk potret lain dari gmk timur kunjungi sunsetia.mywapblog.com