Wednesday, January 21, 2009

Dicari Calon Prajurit Karir TNI AD


BANJARMASIN - Kabar gembira bagi warga negara yang berminat menjadi calon tamtama prajurit karir (Cata PK) TNI AD. Pasalnya, Ajudan Jenderal Daerah Militer (Ajendam) VI/Tanjung Pura, Ajudan Jenderal Resor Militer (Ajenrem) 101/Antasari telah membuka pendaftaran bagi yang berminat.
 Senin (19/1), Kepala Ajenrem 101/Antasari, Mayor Mulyadi dalam rilisnya menyampaikan informasi tersebut kepada Mata Banua. Hal itu sesuai dengan Pengumuman Kajendam VI/Tanjung Pura Nomor Peng/1/I/2009 tanggal 7 Januari 2009 tentang Penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karir TNI AD Gelombang I Tahun 2009.
 "Berita gembira ini perlu disebarluaskan dengan bantuan media, khususnya Mata Banua. Kita berterima kasih atas kerja sama dan bantuannya," ucapnya.
 Dijelaskan, ketentuan dan persyaratan administrasi bagi pemuda yang berminat antara lain, WNI pria yang bukan mantan prajurit TNI atau PNS, beragama dan bertaqwa kepada Tuhan YME.
 Selain itu, setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945, tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap.
 Di samping itu, belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan selama dua tahun setelah selesai pendidikan. Umur pada saat masuk pendidikan tanggal 4 Mei 2009 tidak kurang dari 18 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun.
 Paling rendah tingkat pendidikan pelamar adalah berijazah SLTP/Tsanawiyah atau yang sederajat.
 "Diutamakan berbadan sehat, tidak berkacamata, tidak bertato maupun ada bekas tato, bertindik di telinga atau di anggota badan lainnya," bebernya seraya menjelaskan, tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm dengan berat badan seimbang.
 Persyaratan lain, melengkapi diri dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan polres setempat, sanggup menjalani Ikatan Dinas Pendek (IDP) sekurang-kurangnya tujuh tahun, kemudian bersedia ditempatkan di mana saja serta mendapatkan persetujuan orangtua/wali.
 Cara pendaftaran, semua persyaran administrasi dibuat lima rangkap, kecuali pas foto. "Calon datang sendiri ke tempat pendaftaran dengan menunjukkan dokumen asli dan menyerahkan masing-masing dua lembar fotokopi yang sudah dilegalisir, seperti Kartu Kewarganegaraan (bagi keturunan WNA), KTP calon dan KTP orangtua/wali, Kartu Keluarga (KK) orangtua/wali, Akta Kelahiran, STTB SD, SLTP/Tsanawiyah dan SLTA (bagi lulusan SLTA), serta pas foto hitam putih terbaru ukuran 4 X 6 cm sebanyak dua lembar.
 "Adapun tempat-tempat pendaftaran adalah, bisa dilakukan di Ajenrem 101/Antasari Jl Kapten Pierre Tendean No 22 Banjarmasin atau salah satu kodim di seluruh Kalsel. Waktu pendaftaran, sejak 5 Januari ini hingga berakhir 6 Februari mendatang," jelasnya.
 Mayor Mulyadi menambahkan, seleksi untuk wilayah Kalsel dilaksanakan di Ajenrem 101/Antasari. Macam-macam seleksi dan pemeriksaan meliputi administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, tes wawancara dan psikologi. Sementara tempat pendidikan untuk calon dari Kalsel di Secata "A" Rindam VI/Tanjung Pura Banjarbaru.
 "Bagi yang lulus pendidikan akan diangkat menjadi prajurit dua. Selam kegiatan pendaftaran dan seleksi, peserta seleksi tidak dipungut biaya, karena sudah ditanggung negara. Pelaksanaan seleksi akan diberitahu kemudian," tutupnya. adi
 



No comments: