Thursday, June 26, 2008

Meninggal Karena Sakit Bawaan

BANJARMASIN - Setelah dilakukan pemeriksaan dan penelitian, ternyata penyebab kematian pelaut Maurids maka Kombo murni karena sakit jantung yang sudah lama dideritanya. Kamis (26/6) pagi, jenazah korban dijemput keluarganya dari RSU Ulin untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan.
"Perlu dijelaskan, setelah diperiksa oleh tim dokter tadi malam, di tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik. Ternyata, meninggalnya korban murni karena sakit jantung yang diderita korban sebelumnya. Tadi pagi, jenazah korban dijemput keluarganya dan dibawa ke Jakarta," terang Kasat Reskrim Poltabes Banjarmasin Kompol Edy Suwandono didampingi Kapolsekta Banjarmasin Tengah AKP Dony EP, kemarin sore.
Dengan demikian, lanjutnya, tak ada dugaan tindak pidana dalam kasus kematian warga Jl Warakas Gg 19 No 93 RT 3 RW 12 Tanjung Priok Jakarta tersebut. Berarti, policeline di Salon Octavia Pandan Sari Cempaka IX Kelurahan Mawar demi hukum dilepas kembali.
Korban yang meninggalkan istri dan seorang anak ini sebelumnya meinggalkan tugboat Syukur IX yang sedang labuh jangkar di Pelabuhan Trisakti, usai membawa tongkang bermuatan batu bara dari Muara Teweh.
Menurut rekan korban, Silton, korban Rabu (25/6) sore sekitar pukul 16.00 meninggalkan pelabuhan untuk ke dalam kota. Korban tak menjelaskan maksud kepergiannya. Namun, kondisi korban tampak kurang sehat.
Begitu juga ketika tiba di Salon Octavia, korban sempat mengaku kurang enak badan sehingga meminta dipijatrefleksi. Namun, belum sempat dipijat, korban justru meninggal di dipan dalam kamar salon. dari hidungnya mengucur darah segar. Diduga, korban meninggal karena serangan sakit jantung sekitar pukul 19.30 Wita.
Pengelola salon yang mengetahui pelanggannya meninggal, menjdi bingung dan panik. Kejadian itu lalu dilaporkan ke aparat kepolisian. Kedatangan polisi ke lokasi tak urung membuat lingkungan Pandan Sari menjadi gempar. Ruas jalan di depan salon menjadi macet total karena warga berupaya melihat dari dekat kondisi korban.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh aparat kepolisian menuju kamar mayat RSU Ulin untuk divisum dan diperiksa guna mengetahui penyebab kematiannya. Kemarin diperoleh kepastian kalau kematian korban murni karena serangan sakit jantung.
"Sepupu korban, Makabubu tadi pagi datang menjemput jenazah korban. Kemudian, jenazah dibawa ke Jakarta via pesawat terbang. Pihak keluarga korban menjelaskan kalau korban memang mengidap sakit jantung," beber Edy. adi

No comments: