Friday, April 18, 2008

Tersangka Perampok Mandiri Tertangkap?
BANJARMASIN - Seorang yang diduga kuat menjadi salah satu perampok pada perampokan Bank Mandiri Cabang Kas Pembantu Pelindo III, Jumat (14/3) lalu, berhasil diamankan aparat Unit Resmob Sat I Krimum Ditreskrim Polda Kalsel bersama Satreskrim Poltabes Banjarmasin, Kamis (17/4).
Tersangka itu, berinisial Kha alias Udin Robot (50). Ia diamankan tim yang sengaja memburu sampai ke Pulau Jawa, ketika sedang berjalan kaki bersama temannya di Jl Demak, Surabaya Jatim, Rabu (16/4) malam.
Pada penangkapan itu, tak ada perlawanan berarti dari tersangka, meskipun tersangka berbadan tegap dan besar plus berwajah sangar. Petugas yang memang sudah terlatih dan siap siaga, berhasil mengamankan tersangka tanpa ada perlawanan.
Kemudian, tersangka pada siang kemarin, dibawa dengan tangan terborgol menggunakan pesawat jurusan Surabaya-Banjarmasin. Aksi petugas terkesan dirahasiakan, karena tersangka dibawa secara diam-diam dari Surabaya.
Begitu tiba di Bandara Syamsuddin Noor, menjelang sore, tersangka langsung dibawa ke Satreskrim Poltabes Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan secara lebih mendalam.
Bagaimana ceritanya sampai Udin Robot bisa tertangkap? Menurut aparat yang turut membekuk tersangka, Udin mulanya suka mengumbar cerita kepada rekan-rekannya bahwa dirinya adalah orang yang juga ikut dalam aksi perampokan di Bank Mandiri Pelindo III, beberapa waktu lalu.
Tak hanya lewat SMS ia membangga-banggakan dirinya kepada teman-temannya. Ia pun sudah berani mengakui secara panjang lebar kepada teman-temannya itu melalui telepon.
Entah bagaimana, petugas berhasil mengetahui SMS maupun isi percakapan telepon tersangka. Dari situ, petugas berupaya melacak keberadaan tersangka yang tampak sedang dimabuk keberhasilan mengeruk keuntungan dari aksi perampokan tersebut.
Sebuah rencana disusun rapi untuk mencari keberadaan tersangka, sekaligus membekuk tersangka secara tiba-tiba tanpa bisa diendus siapa pun.
Kasatreskrim Poltabes AKP Bahruddin Tampubolon SE SH dikonfirmasi wartawan membenarkan kalau pihaknya bersama Resmob Ditreskrim Polda berhasil mengamankan seorang tersangka perampokan Bank Mandiri.
"Kita mengamankan tersangka di Jl Demak, Surabaya Jatim. Ia berhasil kita lacak, setelah tersangka mengabari teman-temannya, baik melalui SMS maupun percakapan telepon bahwa dirinya terlibat aksi perampokan di Bank Mandiri," ungkapnya.
Menurutnya, apa motif sehingga Udin Robot berani membeberkan kepada teman-temannya, masih terus diselidiki. Namun, ia menduga, Udin Robot hanya ingin membangga-banggakan dirinya sudah terlibat dalam kasus perampokan besar yang sudah merugikan bank tersebut sebesar Rp1.063.240.000.
"Apakah dia yang terlibat masih terus kami selidiki dan kembangkan. Yang bersangkutan masih kami periksa secara intensif. Kami juga akan mempertemukan dengan para saksi guna mencocokkan apakah memang dia sebagai salah satu anggota perampok," tuturnya.
Sekitar pukul 16.30, teller atau kasir Bank Mandiri Cabang Kas Pembantu Pelindo III, Fatmawati yang sengaja didatangkan untuk mengenali tersangka, mengaku tidak yakin bahwa Udin Robot sebagai orang yang pernah ia lihat terlibat aksi perampokan.
"Saya rasa bukan dia orangnya yang pernah saya lihat ikut merampok. Pada saat kejadian, secara kasat mata memang ada dua pelaku yang sempat saya lihat wajahnya, sedangkan yang lainnya tidak sempat saya lihat. Namun, orang ini, bukan salah satu dari dua orang yang sempat saya lihat wajahnya," bebernya.
Namun, lanjutnya, upaya aparat mengungkap tersangka sangat berharga. Sebab, siapa tahu, Udin Robot memang salah satu anggota komplotan yang hanya kebetulan saat kejadian, bukan perampok yang berhadapan langsung dengan dirinya. adi

No comments: