Tuesday, April 15, 2008

Kabid Propam Dipegang Kapolda
BANJARMASIN - Dalam sertijab sejumlah pejabat utama Mapolda Kalsel di Aula Bhayangkara Mapolda Kalsel, Selasa (15/4), ternyata jabatan untuk Kabid Propam dibiarkan lowong. Jabatan itu untuk sementara waktu dipegang langsung oleh Kapolda Kalsel Brigjen Halba R Nugroho.
Hal itu sangat berkaitan dengan calon pejabatnya, AKBP Akhmad Sun'an yang mantan Kapolres Ketapang Kalbar sedang bermasalah dan diperiksa oleh Mabes Polri, menyusul dugaan terlibat illegal logging di Ketapang.
Sekedar mengingatkan, pada operasi yang dimulai 14 Maret lalu itu hingga kini di Ketapang, Direktorat V/Bareskrim Mabes Polri berhasil menyita kayu ilegal. Tak kurang dari 12 ribu meter kubik kayu jenis bengkirai senilai sekitar Rp208 milyar disita polisi bersama 19 kapal layar motor dan tiga kapal motor. Diduga, para cukong sudah bekerja sama dengan sejumlah perwira setempat.
Alhasil, dalam sertijab yang seyogyianya diikuti secara genap oleh pejabat yang terkait sertijab, justru ganjil. Mantan Kabid Propam AKBP Damisnur sendiri akan dipromosikan ke Pamen Mabes Polri. Jabatan definitif kemungkinan akan terisi dalam waktu dekat ini, jika sudah ada TR (telegram rahasia) dari Mabes.
Selain itu, pejabat yang disertijabkan antara lain,
Karolog Polda Kalsel Kombes Drs Sulistiyadi yang dipindah dan menduduki jabatan baru sebagai Irbidjemenlog Itwil 4 Itwasum Mabes Polri. Pengganti Sulistiyadi sekaligus menduduki jabatan Karolog Polda Kalsel adalah Kombes Drs Michael Aries Sudarmono yang sebelumnya adalah Karolog Polda Sulteng.
Dimutasi juga Dirsamapta Polda Kalsel Kombes Drs Yusrizal Koto yang akan menjadi Karo Ops Polda Sumbar. Penggantinya adalah AKBP Ndang Supriyatna yang dahulunya Wakapoltabes Jambi.
Kabid Dokkes yang sebelumnya dijabat AKBP TB Rianto kini dilimpahkan kepada AKBP Setyo Purwanto. Terbaru berdasarkan TR tertanggal 14 April ini adalah Satbrimob Polda yang sebelumnya dipegang AKBP Antung Muhammad diserahkan kepada AKBP Nirboyo. Antung yang kini sedang pendidikan Sepim di Mabes diserahi tugas sebagai Pamen Polda Kalsel.
Kapolda dalam sambutannya berharap, para pejabat utama yang baru dilantik bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya, demi mengangkat citra Polri yang kini sedang mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Kepada pejabat yang baru diwajibkan menandatangani kontrak kerja sebagai upaya mewujudkan aparat yang bersih, transparan dan akuntabel di mata masyarakat.
"Ada sejumlah poin penting yang mesti diperhatikan dalam kontrak kerja itu, yakni pejabat wajib disiplin dalam bekerja, tidak melakukan korupsi, tidak menerima suap, tidak menjual jabatan untuk kepentingan pribadi atau kelo0mpok tertentu, wajib menjalankan tribrata, wajib sebagai panutan dan teladan bawahannya dan masyarakat dan wajib membangun kultur kerja yang positif," jelasnya. adi

No comments: