Thursday, May 4, 2017

Timses Kecewa dengan Bupati



MARTAPURA - Tokoh utama tim sukses Khalil-Saidi, H Mansyur secara resmi kepada pers mengatakan kekecewaannya dengan Bupati Banjar H Khalilurrahman berkait kinerjanya dalam pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Banjar.

"Sudah lebih setahun tampaknya pembangunan di Kabupaten Banjar sepertinya lamban. Sudah banyak keluhan perwakilan warga dari berbagai pelosok yang saya dengar langsung," ujar Mansyur, Rabu (3/5).

Thursday, April 20, 2017

120 Napi Khataman Quran

Tri Saptono
MARTAPURA - Sebanyak 120 napi Lapas Anak Kelas 1 Martapura melaksanakan khataman Quran dalam rangka memeriahkan Hari Bhakti Pemasyarakatan 2017, Kamis (20/4) kemarin.

Sebagian besar sudah sangat lancar melantunkan ayat-ayat suci Al Quran terutama sejumlah surah di juz terakhir Quran, sebagaimana layaknya acara khataman Quran. Menariknya, 20 diantaranya adalah warga binaan di bawah umur atau masih remaja.

Tuesday, April 18, 2017

Polres Masih Lidik Kasus Rantau Bakula


MARTAPURA - Satreskrim Polres Banjar masih saja menyelidiki dugaan penyimpangan fee desa Rantau Bakula, Kecamatan Sungai Pinang, sehingga sampai sekarang belum bisa menetapkan tersangka. Padahal, permasalahannya sederhana, apakah fee desa yang merupakan gelontoran dari perusahaan tambang batubara seputar Rantau Bakula itu untuk kepentingan desa atau untuk kepentingan pribadi dan sekelompok oknum warga saja.

Sunday, April 2, 2017

Luar Biasa Sekumpul



MARTAPURA - Suasana Haul ke-12 Syekh Zaini Ghani Al Banjary atau Guru Sekumpul, Minggu (2/4) memang luar biasa. Lebih dari 800 ribu jamaah dari berbagai pelosok daerah maupun dari luar Kalimantan memadati acara. Jalan-jalan utama dalam Kota Martapura, seperti Jl Sekumpul, Jl Tanjung Rema, Jl Pendidikan, Jl Menteri Empat dan lain-lain dipenuhi shaf-shaf jamaah shalat Maghrib dan Isya.

Guru Sekumpul, Ulama Sekaligus Waliyullah


BELIAU adalah sufi termasyhur, juga sosok Wali Allah kharismatik Martapura, Kalimantan Selatan, yang menyatukan syari’at, tarekat dan hakikat dalam dirinya.  Beliau lebih dikenal dengan sebutan Guru Ijai atau Guru Sekumpul, dan juga salah seorang ulama yang mempopulerkan Simthad Durar atau Maulid Habsyi di Kalimantan Selatan. Pada zamannya Guru Ijai adalah satu-satunya ulama Kalimantan, atau mungkin di Indonesia, yang mendapat otoritas untuk mengijazahkan Tarekat Samaniyyah yang didirikan oleh Mhuammad Samman Al Madani.

Zaini Abdul Ghani atau Guru Ijai lahir pada 11 Februari 1942 (27 Muharram 1361 H) di Kampung Tunggul Irang Seberang, Martapura. Beliau masih keturunan dari ulama besar Syekh Arsyad Al Banjari. Di masa kecilnya beliau memiliki keistimewaan yakni tak pernah mengalami “mimpi basah” (ihtilam). Pendidikan pertamanya diberikan oleh kedua orang tuanya,

Friday, March 31, 2017

Hari Minggu Ini Haul ke-12 Guru Sekumpul


MARTAPURA - Minggu (2/4) besok adalah hari yang dinanti-nanti sekitar 800.000 jamaah. Ya, besok adalah puncak acara Haul ke-12 Syaikh Zaini Ghani Al Banjari atau yang akrab disapa Guru Sekumpul. Kesibukan, sejak beberapa hari terakhir begitu kentara di kawasan Sekumpul, guna menyambut jamaah.

Wednesday, March 29, 2017

Jelang Haul ke-12 Guru Sekumpul, Martapura Sudah Bersolek


MARTAPURA - Demi menyambut lebih dari setengah juta jamaah yang mengikuti Haul ke-12 Guru Sekumpul yang jatuh pada Minggu (2/4) mendatang, Martapura khususnya Sekumpul sudah bersolek dan memperindah lingkungannya. Terlihat Jl Sekumpul dansekitarnya dipenuhi umbul-umbul dan spanduk ucapan selamat datang.

Polres Tangani Fee Desa Rantau Bakula


MARTAPURA - Satreskrim Polres Banjar masih menggali data-data dan fakta seputar fee batubara di Desa Rantau Bakula Kecamatan Sungai Pinang. Sejauh ini sekitar 38 orang yang diduga mengetahui permasalahan sudah diminta klarifikasi oleh polisi.

Monday, March 6, 2017

Para Tersangka Dikenakan Pasal Berlapis


MARTAPURA - Sat Reskrim Polres Banjar bergerak cepat menangani kasus dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di LP Kelas I Anak Martapura. Para tersangka, yakni R, A dan N semua masih di bawah umur dikenakan pasal berlapis.

Sementara seorang lagi, yakni Ro hanya dijadikan saksi, karena diduga hanya mencoba melerai pengeroyokan terhadap korban, Rizky (17). "Para tersangka dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman penjaran selama 15 tahun serta pasal 80 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ujar Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo didampingi Wakapolres Kompol Aji L dan Kasatreskrim AKP Budi Prasetyo, Senin (6/2). Para tersangka, lanjutnya, diamankan di LP Martapura di ruang isolasi secara terpisah-pisah.

RS Raza Berusaha Optimalkan Pelayanan HD


MARTAPURA - Setiap tahun, pasien gagal ginjal semakin bertambah. Sehingga pelayanan hemodialisa (HD/cuci darah) juga mengalami peningkatan. Namun, peningkatan pasien belum seiring dengan penambahan unit mesin HD yang memang tergolong mahal.

Hal itu terungkap dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Daerah dan Rakerda Ikatan Perawat Hemodialisis Indonesia Kalselteng di Guest House Sultan Sulaiman, Minggu (5/3) yang diikuti 13 rumah sakit yang ada unit HD. Menurut dr Wahyu, panitia penyelenggara, pertemuan itu membahas bagaimana penanganan pasien gagal ginjal untuk tetap aktif cuci darah.