Thursday, May 24, 2018

Bonus Atlet Porprov 2,1 M Cair


MARTAPURA - Akhirnya, setelah hampir setahun, bonus yang pernah dijanjikan sebelumnya, dicairkan juga bagi para atlet peraih medali Kabupaten Banjar pada ajang Porprov X di Tabalong 2017. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di halaman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar oleh Bupati Banjar H Khalilurrahman, disaksikan Ketum KONI Banjar Viktor Siregar, Rabu
(23/5/2018).

Wednesday, May 23, 2018

Bupati Bangga Budaya Bedauh Dilestarikan


MARTAPURA - Bupati Banjar H Khalilurrahman menyampaikan rasa bangga dan senangnya bahwa tradisi orang dahulu, bedauh atau memukul bedug menyambut Ramadan dan malam Idul Fitri dilestarikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar, melalui Festival Bedug 2018 di halaman Gedung Pemuda, Jl A Yani Km 39, Martapura, Rabu (23/5).

Tuesday, May 22, 2018

Pemurah itu Mengganti Kemarahan


Seorang ayah yang galak memergoki anaknya yang mengambil ayam goreng jatah makan siangnya. Tetapi karena penasaran, ia biarkan saja, sambil ia ikuti kemana anak itu pergi. Rupanya, si anak cuma sedikit mencicipi ayam goreng itu, karena sisanya ia berikan buat induk kucing yang kelaparan bersama anak-anaknya. Ayah yang tadi mau marah berbalik menjadi tersenyum, dan sekadar memaklumi kelakuan si anak.
Bagi para pejabat atau orang kaya, hampir mustahil di era sekarang meraih kekayaan secara bersih, sebab minimal mengandung debu riba atau syubhat. Tetapi, Allah akan senang jika yang diberi keluasan rezeki menjadi pemurah kepada orang lain yang membutuhkan. Sebab, Allah murka jika si hamba pelit bin bakhil. Sampai-sampai orang alim pun tertolak masuk surga hanya karena enggan berbagi.

Monday, May 21, 2018

Dishut Kalsel Bukber di Mushalla Baru

BANJARBARU - Hanif Faisol Kadishut Kalsel mengatakan, dulunya mushalla kecil lalu ditambahi bangunan baru, supaya lebih luas sehingga mampu menampung jamaah dan karyawan lebih banyak.

Hanif berharap, mushalla dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan inadah, apalagi di bulan Ramadhan.  "Para pejabat dan staf kita imbau untuk mengisi mushalla bila shalat tiba," imbaunya, seraya mengingatkan bahwa imbauan tidak bersifat memaksa.

Dengan gembira, Kadishut Kalsel disaksikan Sekretaris Rahmaddin, dan  seluruh karyawan dan undangan meresmikan mushalla baru dengan nama Assajaratun Thayyibah.

Sementara Ustadz Syaukani mengajak hadirin untuk bersyukur dengan adanya mushalla baru. Ini bisa menjadi sarana lebih mendekatkan diri kepada Allah.

"Jangan sampai urusan dunia justru melalaikan ibadah. Karena ini merugikan kita dan kita di akhirat jadi loser alias pecundang," tukas ustadz.

Ibadah menurutnya bisa menjaga hati agar terpaut kepada Allah sehingga jauh dari penyakit hati seperti merasa lebih hebat karena lebih kaya atau lebih pintar serta lebih tinggi jabatan. adi

Thursday, May 17, 2018

Dirut Raza Bantah Tudingan

MARTAPURA - Polemik alat-alat kesehatan di RSUD Ratu Zalecha Martapura bermula dari dengar pendapat di Komisi IV DPRD Banjar. Ada sebagian dokter yang merupakan staf 
medis fungsional (SMF) Raza menginfokan kalau pengadaan alat tidak sesuai permintaan user. Hal itu langsung dibantah oleh Plt Dirut RSUD Raza dr Eko Subiyanto, Kamis (17/5/2018). 

"Semua alat-alat kesehatan yang diadakan oleh Dinkes Provinsi Kalsel senilai Rp21 miliar itu sudah sesuai sebagaimana apa yang diinginkan user dalam hal ini dokter. 

Manajemen membantu mengkomunikasikan apa-apa yang diperlukan SMF (dokter)," ujarnya. Hal itu juga dibenarkan oleh staf yang membantu pengadaan, dr Asep dan Furqon. 

"Pihak provinsi memiliki anggaran, dan kita dipersilakan mengemukakan alkes apa saja yang diperlukan. Kita selalu komunikasikan terkait keperluan alat itu, dengan 
dokter yang bakal menggunakan alat dan juga kepada pihak provinsi selaku pelaksana pengadaan," ujar Asep.

Eko menambahkan, apa yang dikemukakan di dalam rapat dengar pendapat di Komisi IV DPRD Banjar itu menurutnya, wajar saja, sebab di antara anak buahnya, tentu ada yang 
kurang suka. "Jadi tidak benar, kalau alkes yang datang ini tak sesuai standar, apalagi mangkrak. Bisa saya pastikan 98 sekian persen, sudah sesuai pesanan dan kemauan user. Alat CT Scan (merk Siemens) yang senilai Rp11 miliar juga bisa difungsikan. Perlu diketahui, nilai Rp21 miliar itu, semua dana dan pembeliannya dari provinsi. 

Kita hanya menerima saja. Dan banyak alat yang didatangkan, selain CT Scan yang paling mahal, seperti endoscopy, bronchoscopy dan lain-lain. Yang berbeda pada 
permintaan user hanya merk, sedangkan spec semua terpenuhi," terangnya.

Selain itu, ada pengadaan yang berasal dari DAK Pusat yang oleh manajemen dibelikan CT Anm senilai Rp1,6 miliar. Alat ini tidak mangkrak dan pasti akan digunakan, setelah pelatihan bagi pemakai selesai dilaksanakan dalam waktu dekat. Adapun ruangannya mesti khusus dan masih dalam tahap renovasi. "Sementara alat ini dititipkan di 
bagian radiologi karena suhunya pendinginnya sesuai," terangnya.

Sementara itu, Waket Komisi IV DPRD Banjar, Khairuddin mengakui adanya pertemuan pihaknya dengan SMF Raza. Hanya saja, Khairuddin mengatakan bahwa masalah hanya ada pada standar tempat alat CT Scan dan alat lainnya saja. "Misal, ruangan untuk alat canggih dan mahal itu harus memiliki suhu yang sesuai. Juga keberadaannya jangan 
sampai jauh dari dokter yang berkepentingan. Nah, itu yang coba kita carikan solusinya," jelas Khairuddin, politisi Gerindra ini.

Diakuinya ada sebagian dokter yang mengatakan bahwa alkes itu sebagian ada yang tak sesuai keinginan user, hanya saja Khairuddin berharap, apa yang sudah ada bisa dioptimalkan demi pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat. adi

Friday, May 11, 2018

Sultan Banjar Pimpin FSKN

JAKARTA - Suatu kebanggaan bagi rakyat Banjar, setelah Sultan Banjar yakni Sultan H Khairul Saleh terpilih sebagai Ketua Umum Forum Keraton Nusantara (FSKN) pada acara di Swissbel Hotel, Jakarta, 5 April 2018.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan raja sultan yg berasal dari Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, serta peninjau dari Thailand dan India.

Sultan Banjar khairul saleh terpilih secara aklamasi untuk  masa bhakti 2018 - 2023. Sultan Banjar menggantikan ketua umum FSKN periode terdahulu Sinuhun Tedjowulan. Dalam sidang pleno yang berjalan lancar dan khidmat, Sultan Banjar dipilih oleh ratusan raja, sultan, datu, pelingdir, tumenggung dan tetuha adat se-nusantara.

Sultan Khairul melalui pidato singkatnya, bertekad untuk memajukan budaya nusantara melalui FSKN yang dipimpinnya bersama dengan raja sultan nusantara. Sultan juga akan berupaya merangkul para pihak yang mungkin selama ini berbeda.

Acara yang dihadiri penasihat FSKN  Dr KBA Mooryati Soedibjo, juga memilih Dr Nanik dari Universitas Tarumanegara Jakarta sebagai sekjen, yang nantinya berkedudukan di Jakarta.

Sultan Banjar terpilih karena memenuhi sejumlah kriteria yang digariskan oleh tata tertib pemilihan, diantaranya karena memiliki warisan kerajaan atau kesultanan, baik berupa benda maupun non benda. Sultan juga dianggap memiliki komitmen kebudayaan yang kuat dan kemampuan untuk memajukan FSKN ke depan, serta memajukan budaya dan identitas nusantara sesuai ciri khas masing-masing. Sultan Banjar juga memiliki kemampuan untuk menjalankan mitra dengan sesama kerajaan di kesultanan nusantara, dengan pemerintah pusat dan daerah, serta proaktif merangkul para sejarawan dan budayawan.

Umumnya raja sultan nusantara berharap banyak agar Sultan Banjar sebagai Ketua Umum FSKN ke depan, dapat membawa organisasi lebih maju lagi ke depan, sehingga budaya Indonesia akan semakin kuat dan mampu menghadapi tantangan budaya luar, sekaligus memperkuat NKRI yang berprinsip bhinneka tunggal ika. adi

Monday, May 7, 2018

Pembobol ATM Indrasari Dibekuk

MARTAPURA - Unit Resmob Satreskrim Polres Banjar berhasil meringkus oknum pengangguran asal Kampung Melayu Martapura Timur yang kedapatan berusaha membobol mesin ATM BNI dan BRI di RS Insan Mulia Desa Indrasari, Jumat (4/5/2018) dini hari.

Pengangguran berinisial AF alias Ahul (24) sempat merusak tombol pin mesin menggunakan pahat dan pemukul dari kayu ulin.

Menurut Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete meski tersangka mengaku melakukan aksinya sendirian, namun pihaknya masih mengembangkannya, sebab boleh jadi AF adalah bagian dari kelompok penjahat spesialis pembobol mesin ATM.

"Kepada tersangka kita kenakan pasal 363 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman lebih 5 tahun," ujar Nette Boy.

Sementara Ahul mengakui aksinya itu dilakukan sendiri. Ia melihat ATM itu sepi sehingha timbul niatnya untuk membongkar mesin ATM. Ia berpura-pura mengecek saldo ATM BRI miliknya. Ketika suasana dirasa aman ia mulai aksinya. "Pahat dan perlengkapan saya ambil di perumahan kawasan Bincau," akunya.

Hanya saja, aksi Ahul itu terendus warga yang segera mengadu ke polisi melalui aplikasi pengaduan, sehingga segera saja petugas mendatangi TKP dan membekuk pelaku. Meski berusaha kabur, langkah tersangka dapat dihentikan tanpa perlawanan. Turut diamankan sebuah sepeda motor tersangka. adi

Bonus Atlet Porprov 2,1 M Cair

MARTAPURA - Akhirnya, setelah hampir setahun, bonus yang pernah dijanjikan sebelumnya, dicairkan juga bagi para atlet peraih medali Kabup...