Minggu, 24 April 2011

Oknum Provos Pesta Sabu Bersama TNI AU Didor

BANJARMASINÄ Ä © Ada©ada saja olah nyeleneh oknum penegak hukum,
bukannya menjadi contoh tauladan yang baik bagi masyarakat, malah
sebaliknya mereka berpesta sabu. Alhasil, satu oknum anggota Provos
Bid Propam Polda Kalsel, terpaksa harus didor kakinya, saat
berusaha mencederai aparat memakai belati, di Jl Tembus Mantuil RT
03 Kelurahan Basirih, Minggu (24/4) dini hari pukul 02.00 Wita.
Á ÁPesta sabu itu digerebek aparat gabungan dari Sat Narkoba,
Resmob Sat Reskrim Polresta Banjarmasin pimpinan Kompol Christian
Rony SIK, dan Korem 101 Antasari. Aparat menangkap oknum Polri yang
bertugas di Propam Polda Kalsel, Bripda JM alias Juri (31), warga
Jl Tembus Mantuil RT 03, Banjarmasin Selatan di sebuah rumah kosªkosan.
Á ÁTernyata selain oknum Polri, pesta sabu itu juga melibatkan
seorang oknum TNI AU bertugas di bandara Syamsudin Noor, Perwira
Pansis AU Letda MSE alias Mir, serta oknum Polri Bripda Anw yang
bertugas di salah satu polsekta di Polresta Banjarmasin. Sayang
satu tersangka kabur, juga oknum Polri bertugas di Polres Tanah
Bumbu berinisial P.
Á ÁDikatakan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Drs Hilman Thayib
SIK didampingi Kasat Narkoba Cristian Rony SIK bersama Kanit I Iptu
Sigit S SH, dalam jumpa persnya kepada wartawan, pesta sabu aparat
digrebek berdasarkan hasil operasi terpadu gabungan dari Polri
Polresta Banjarmasin, Korem 101 Antasari dan Denpom.
Á Á"Kegiatan mereka sudah dipantau selama lima hari di lapangan.
Kita tangkap oknum Polri dari kesatuan Provos Bid Propam Polda
Kalsel, Bripda JM, serta instansi samping TNI AU, Letda MS. Saat
dites, urine keduanya positif memakai sabu. Selain itu, oknum Polri
bertugas di wilayah Polres Tanah Bumbu berinisial P kabur. Ia saat
ini jadi buronan Polresta," ucapnya.
Á Á"Ada satu orang oknum Polri yang bertugas di salah satu
polsekta di wilayah hukum Polresta, yakni Bripda A. Ketika
penangkapan berlangsung, Bripda A dalam kondisi tidur, dan saat
dites urine ia negatif. Barang bukti kita temukan seperangkat alat
isap sabu ada sisa sabu. Saat penyergapan ada insiden kecil, satu
oknum provos melawan aparat," ujarnya.
Á ÁTerpaksa menurut Kapolresta, oknum provos tersebut dilumpuhkan
dengan peluru tajam di kaki kanannya. Naasnya tembakan tersebut
tembus ke betis kirinya. "Komitmen kita dari Polresta dan Pom,
karena tindakan oknum di lapangan yang seharusnya tak boleh
dilakukan malah mereka secara bersama©sama memakai narkoba. Ya
seperti itu akibatnya," cetusnya.
Á ÁIronisnya selain pesta sabu, mereka awalnya pesta miras,
dilanjutkan pesta narkoba. "Untuk oknum TNI AU, sudah kita serahkan
ke atasan (ankum) atau Pom. Untuk oknum Polri masih kita tahan, dan
akan kita proses hukum, tujuannya supaya tak ada lagi oknum Polri
yang berani bermain narkoba di lapangan," jelasnya.Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒÁ ÁSementara anggota yang tidur di TKP, Bripda Anw akan dijadikan
saksi. "Mereka para tersangka akan dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI
No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sajam dikenakan UU Darurat
Tahun 1951. Dalam kasus ini tak ada warga sipil yang terlibat,"
tegasnya.
Á ÁSaat di RS Bhayangkara, tersangka oknum Propam tak banyak
bicara. Hanya keluar suara dari mulutnya tanda kesakitan. Mukanya
juga lebam©lebam, diduga terliubat baku hantam saat penggerebekan
sesama penegak hukum. Ã Ãzal/adi