Rabu, 15 Desember 2010

Ajukan Penangguhan Penahanan

MARTAPURAÄ Ä © Kendati sudah masuk sel, namun Gt Aswa, tersangka dalam
kasus pemalsuan STTB kantor pengacara Muchtar dan rekan sepertinya
bakal menghirup udara bebas. Sebab, tim kuasa hukum anggota DPRD
Banjarbaru ini, bakal mengajukan penangguhan penahanan terhadap
kliennya.
Á ÁPihak kuasa hukum berani menjamin, Wakil Ketua Komisi II DPRD
Banjarbaru bisa diajak bekerja sama dan tidak akan melarikan diri.
"Kami sudah mengajukan penangguhan penahanan baik kepada kepolisian
maupun kepada kejaksaan," ujarnya Syamsul Bachri, kuasa hukum Gt
Aswa.
Á ÁPengacara yang sudah mendampingi Gt Aswa selama satu tahun
lebih ini mengaku, alasan penangguhan penahanan sendiri karena
status pekerjaan Gt Aswa yang tidak bisa ditinggalkan saat ini.
Á Á"Soal disetujui atau tidak, kami masih belum menerima hasil
permohonannya dari Kejaksaan Negeri Martapura," tegasnya.
Á ÁDikatakannya lebih jauh, selama pemeriksaan setahun lebih yang
sudah berjalan pun, kliennya tidak pernah mangkir dari pemanggilan
penyidik, dan proses hukum selama ini berjalan lancar saja diikuti
kliennya.
Á Á"Beliau sangat kooperatif ketika diperiksa beberapa waktu
lalu. Jadi kami berani menjamin," akunya.
Á ÁNamun menurut kuasa hukum Gt Aswa ini, hanya saja ada satu
yang dirasa agak janggal, yakni adanya orang©orang yang tidak ada
hubungannya dengan perkara ini turut ikut campur. Seharusnya
biarkan proses hukum berjalan, dan orang©orang tertentu jangan ikut
campur.
Á Á"Lihat nanti saja. Kalau benar Pak Aswa tidak salah lihat di
proses pengadilannya, begitu juga misalnya memang salah semua ada
di pengadilan, tanpa ada manipulasi," tegasnya.
Á ÁSementara itu, terkait status tahanan Kejaksaan Negeri
Martapura yang menyeret wakil rakyat dari daerah pemilihan
Kecamatan Cempaka ini, Sekretaris DPRD Kota Banjarbaru Drs
Gusriansyah memastikan semua hak©hak yang melekat pada Wakil Ketua
Komisi II DPRD Kota Banjarbaru yang ditahan Kejari Martapura
tersebut, Sekretariat DPRD tetap tidak akan memutus haknya, seperti
gaji dan lainnya.
Á Á"Masih ada hak©haknya yang tetap diterimanya sebelum ada
ketetapan hukum dari pengadilan nant," ujarnya.
Á ÁNamun apabila nanti memang terbukti bersalah, baru nanti akan
ada langkah terkait menyangkut hak anggota DPRD Banjarbaru
tersebut.
Á Á"Kalau sudah ada keputusan baru akan diambil langkah
selanjutnya," pungkasnya. Ã Ãsup/adi

Tidak ada komentar: