Senin, 07 Juni 2010

Oknum Polisi Mengamuk Di Karaoke HBI

BANJARMASINÄ Ä © Briptu Agus kembali bikin ulah. Meski kasus pemerasan
yang melibatkannya bersama empat rekannya masih belum kelar dan ia
masih berstatus tahanan kota, ia diduga mengamuk dan memukuli
seorang ladies Karaoke HBI, Mika di room 312, Minggu (6/6) dini
hari.
Á ÁAkibat amukan itu, wajah cantik Mika (23), menjadi lebamªlebam. Tak terima dengan tindak penganiayaan itu, Mika melaporkan
kasus tersebut ke Sat Reskrim Poltabes Banjarmasin malam itu juga.
Á ÁBriptu Agus yang pernah bertugas di Sat I Dit Narkoba Polda
Kalsel dan kini dimutasi ke Denma Polda Kalsel itu diduga emosi
karena cemburu, sang pacar yang berinisial Yana (24) yang juga
berprofesi sebagai ladies di sana, di©booking orang lain.
Á ÁKasat Reskrim Poltabes Banjarmasin, Kompol Suhasto mengakui
telah menerima laporan dari korban penganiayaan. Mika bahkan sempat
dirawat di RS Bhayangkara untuk mengobati luka©lukanya.
Á ÁMenurut Kompol Suhasto, kejadian itu bermula saat Agus
mendengar kalau kekasihnya, Yana di©booking seorang tamu yang
datang berombongan ke room 312.
Á ÁRombongan tersebut tidak hanya mem©booking Yana, tetapi juga
Mika. Tamu dan para ladies kemudian bernyanyi©nyanyi di room
tersebut dengan gembiranya.
Á ÁSuasana asyik tiba©tiba berubah ketika Briptu Agus dengan
tiba©tiba masuk tanpa permisi ke dalam ruangan tersebut. Tanpa
basa©basi, ia dengan kasarnya menarik lengan Yana, sang pacar agar
berdiri dari sofa dan menjauh dari ruangan tersebut.
Á ÁPara tamu karaoke sempat dibuat kagum dan bingung melihat
kejadian cepat tersebut. Sejurus kemudian, Mika yang merasa tidak
enak dengan para tamu kemudian mencegah Agus dan Yana meninggalkan
ruangan tersebut.
Á ÁBukannya sadar, Agus malah naik pitam melihat Mika dan
sejumlah pria di ruangan tersebut mencoba mencairkan kemarahan
Agus.
Á ÁTiba©tiba saja, Agus memukul Mika. Terang saja, apalah arti
kekuatan seorang wanita dibanding oknum polisi yang sudah terlatih
membekuk penjahat ini.
Á ÁTangan kasar Agus beberapa kali melayang ke wajah dan tubuh
Mika yang tak berdaya akhirnya terjatuh ke lantai. Sejumlah pria
yang sebenarnya tuan rumah di ruangan tersebut coba mencegah,
sampai akhirnya terjadi kericuhan. Á p p 2 Á
Á ÁSejumlah security kemudian berdatangan ke room 312, di mana
kejadian perkara terjadi. Namun, Agus yang sudah kehilangan urat
malu itu langsung menghilang entah ke mana.
Á ÁBeberapa menit kemudian, jajaran Provos Bid Propam Polda
Kalsel dan Unit P3D Poltabes Banjarmasin tiba di TKP dan langsung
memboyong korban serta saksi untuk diobati sekaligus dimintai
keterangannya.
Á Á"Untuk proses pidana Agus, kami yang menangani. Sementara
untuk proses disiplinnya, ditangani Bid Propam Polda Kalsel.
Tersangka Agus akan kita kenakan pasal 352 KUHP," tandas Suhasto.
à ÃadiÄ Ä

à ÃPropam Masih Mencari Agus
SAMPAIÄ Ä saat ini, Briptu Agus yang menganiaya Mika dan berbuat onarÔ h) 0*0*0*° ° Ô di room 312 Karaoke HBI masih dicari Provos Bid Propam Polda
Kalsel.
Á ÁKabid Propam Polda Kalsel AKBP Zuhdi Arrasuli menyayangkan
peristiwa yang memalukan korps Polri tersebut. Pihaknya, lanjut
Zuhdi, masih berupaya mengejar Agus yang keberadaannya masih
misterius itu.
Á ÁZuhdi pun semakin yakin dengan kelakuan Agus yang dikabarkan
kerap menyambangi mess ladies di HBI. "Saya dengan kabar itu, dan
kini semakin membuktikan kebenaran kabar itu," terangnya.
Á ÁBriptu Agus sebenarnya masih berstatus tahanan kota akibat
terlibat melakukan pemerasan terhadap enam warga ketika ia bertugas
di Sat I Dit Narkoba Polda Kalsel, beberapa bulan lalu.
Á ÁBersama rekan©rekannya, Briptu TR, Briptu HR, dan Briptu X,
serta komandan mereka, Kompol YC, kelima tersangka ini melakukan
pemerasan terhadap enam orang warga dituduh mereka sebagai pemakai
sabu.
Á ÁBahkan, enam orang warga itu sempat disekap di salah satu
kamar hotel HBI sambil mengancam akan memenjarakan para warga jika
tidak menyerahkan uang pelicin. Kabarnya, tiap orang warga dikenai
ongkos bebas Rp30 juta.
Á ÁTakut dipenjara, enam warga yang sebenarnya tidak terbukti
berpesta sabu ini mau saja dimintai uang. Alhasil, transfer
terlarang pun dilaksanakan.
Á ÁKonon, saat beraksi memeras, kelima oknum itu mengaku dari
Resmob Dit Reskrim Polda Kalsel, sehingga para anggota Resmob yang
mendengar pengaduan warga yang terima keluarganya diperas, lalu
menggerebek kamar penyekapan.
Á ÁSempat terjadi ketegangan, beruntung pihak Bid Propam Polda
Kalsel cepat bertindak. Lima oknum itu dimutasi, Kompol YC ke Biro
Personil, sementara Briptu Agus bersama, Briptu TR, Briptu HR dan
Briptu X dimutasi ke Denma Polda Kalsel sambil menunggu proses
hukum pidana 368 KUHP. Ã Ãadi

Tidak ada komentar: