Selasa, 11 Mei 2010

Ayah Tega Gauli Dua Anak Kandungnya Sendiri


BANJARMASINÄ Ä © Sebuas©buasnya harimau tak akan memakan anak sendiri.
Tapi, Sam (29), seorang ayah ini justru tega menggauli dua anak
gadisnya sendiri. Ironisnya, korban Bunga dan Melati baru berusia
sembilan dan lima tahun.
Á ÁSenin (10/5), Sam yang bejat ini berhasil dijemput polisi
Resmob Sat I Krimum Dit Reskrim dari tempat bekerja, sebuah pabrik
penggilingan padi di Desa Mekar Sari RT 2 Kecamatan Tatah Makmur,
Kabupaten Banjar.
Á ÁPria berperawakan pendek kecil ini tampak tenang ketika
diperiksa, seolah tak menyesali perbuatannya yang sudah
menghancurkan masa depan anak©anak gadisnya sendiri.
Á ÁKasat I Krimum AKBP Helfi Assegaff didampingi Kanit PPA Iptu
Amelia Afifi mengatakan, terbongkarnya kasus pencabulan anak
kandung ini terbongkar, setelah paman korban melaporkan perbuatan
tersangka ke polisi.
Á Á"Si Melati, mengeluh kesakitan jika buang ari kecil. Hal itu
diketahui oleh paman korban yang kemudian mengadu ke polisi. Ibu
korban sebenarnya sudah mengetahui, namun takut kepada tersangka
yang adalah suaminya sendiri," jelas Helfi.
Á ÁTersangka kini sudah ditahan dan diancam dengan pasal 81 ayat
(2) UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman
hukuman 15 tahun penjara, serta diancam lagi dengan pasal 46 UU No
23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan
ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Á Á"Tersangka beralasan, ia tidak mengetahui kalau yang
digaulinya adalah anak kandungnya sendiri. Namun, alasan tersangka
sangat tidak berdasar, sebab, antara anak dan istri tersangka tidur
di kamar terpisah," paparnya.
Á ÁInformasi terhimpun, semenjak keluar penjara akibat kasus
narkoba, tersangka kembali lagi ke rumahnya di Desa Mekar Sari RT
2 Kecamatan Tatah Makmur.
Á ÁSekitar bulan Agustus hingga September 2009, tersangka selepas
bersebadan dengan istrinya, masih kurang puas. Begitu istrinya
tertidur, tersangka mendatangi kamar kedua anaknya, Bunga dan
Melati.
Á ÁEntah setan apa yang merasuki tersangka, sehingga Bunga
digauli sebanyak satu kali, sementara Melati yang baru berusia lima
tahun, digauli tersangka hingga dua kali.
Á ÁMarlina (30), istri tersangka sebenarnya mengetahui perbuatan
tak berprikemanusiaan suaminya, namun selalu takut karena ancaman
dari suaminya yang memang bertamperamen keras ini.Ã Ã adi

Tidak ada komentar: